Jumat, 09 November 2012

Bayar Mahal Belum Tentu Dosen Mengajar

Biaya masuk perguruan tinggi dan uang Spp semakin mahal . Hal tersebut berimbang dengan pembagun gedung perkuliahan dan penambahan fasilitas yang dapat memajakan dosen dan mahasiswa. setiap tahun jumlah mahsiswa juga semakin meningkat  tapi sayang itu tidak di imbangi dengan jumlah tenaga mengajar (dosen). padalah dosen memiliki tugas lain di samaping tugas mengajar dan seorang dosen juga merangkat jabatan sebagai ketua jurusan ,ketua prodi. dlll di lembanga pendidikan tempat dia bekerja. hal bersebut berakibat dosen sering kali terlambat dalam mengajar bahkan tidak hadir dengan harus menghadiri tugas tugas lain. hal tersebut selain menghabat proses pembelajaran juga merugikan para mahasiswa dalam segi waktu dan dana . 
  Tugas itu lah yang sering di berikan untuk mengisi pembelajaran saat dosen tidak dapat mengajar. tugas tugas yang sering di berikan pada mahasiswa  berupa makalah  tetang maetri yang akan di bahas dan besok di persetasikan di depan kelas, mengerjakan soal dari dosen yang bersumber dari buku tertentu , bahkan ada tugas mencari materi, membuat soal dan mengerjakan soal tersebut, kumpulan dari soal soal akan di pilih dan di jadikan soal ujian semester.
 Pertanyaan saya  kepada siapa mahasiswa bertanya saat kesulitan mempecah soal tugas dari dosen?
jawaban para mahasiswa  pasti www.google.com atau sering di sebut mbah google dan buku .
waktu akan ujian mahasiswa sering kali bingung untuk mempelajari maeteri yang mana karena setiap mahasiswa memiliki materi hasil pencarian masing masing  dari www.google.com atau yang lain. akhir nya mahasiswa saat ujian  saling bertanya,bertukar jawaban,membuka buku dan  tidak jarang mahsiswa menggunakan layanan internet pada hp untuk mencari jawaban yang tepat agar mendapatkan nilai terbaik.

<a href="http://www.indonesiaberkibar.org"><img
<a href="http://www.indonesiaberkibar.org"><img

Tidak ada komentar:

Posting Komentar